1. Sistem
Operasi (operating System) merupakan program
yang ditulis untuk mengendalikan dan mengkordinasi kegiatan operasi dari system
computer. Sistem Operasi mengandung sejumlah program, dan beberapa
program tergolong sebagai utilitas.
Macam
Sistem Operasi
System operasi amat beragam dan biasanya
berbeda antara satu platform dengan platform yang lain. Di lingkungan PC
(Personal Computer), Windows dan Linux merupakan contoh system operasi yang
popular. Di lingkungan mainframe, MVS(Multiple Virtual System) merupakan system
operasi yang paling umum digunakan. Di lingkungan minicomputer, setiap vendor
umumnya memiliki system operasi sendiri. Seperti minicomputer DEC menggunakan
VAX/VMS atau Digital Unix dan minicomputer Data General memiliki AOS dan DG. Sementara
itu, palmtop dan hand-held computer atau computer genggam juga memiliki system
operasi tersendiri, yaitu Palm OS dan Windows CE/Pocket PC. Adapun Mac OS
adalah system operasi yang hanya bisa berjalan pada computer Apple Macintosh
dan UNIX adalah nama kelompok system operasi yang dapat berjalan pada berbagai
platform. Piranti seperti smart card juga mempunyai system operasi tersendiri
yang disebut COS(Card Operating System).
Fungsi
Sistem Operasi
System operasi memiliki tiga fungsi
utama yaitu manajemen proses, manajemen sumber daya dan manajemen data.
§
Manajemen proses mencakup penyiapan,
penjadwalan dan pemantauan proses pada computer. Proses adalah program yang
sedang dijalankan.
§
Manajemen sumber daya berkaitan dengan
pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam system computer yang
dilakukan oleh perangkat lunak system maupun pereangkat lunak aplikasi yang
sedang dijalankan oleh computer. Yang dimaksudkan sumber daya disini adalah
komponen perangkat keras dalam computer seperti CPU, memori utama dan peranti
masukan/keluaran.
§
Manajemen data berupa pengendalian
terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam peranti
penyimpan sekunder maupun memori utama.
Selain tiga fungsi utama tersebut,
system operasi umumnya juga mempunya sarana untuk mengelola keamanan. Cirri
system operasi yang mempunyai fasilitas manajemen keamanan adalah mengharuskan
pemakai memasukan nama pengguna dan password (kata rahasia) sebelum mengakses
computer.
1. PC Card
Kartu
ekspansi yang biasanya digunakan pada notebook, sehingga notebook tersebut memiliki
fungsi-fungsi baru seperti WLAN, Bluetooth, Sound, dan lain-lainnya. PC Card
ini terbagi menjadi tiga jenis. Type I, Type II dan Type III. Perbedaan bentuk
di antara ketiganya, hanya berada pada tingkat ketebalan tiap card. Type I yang
memiliki ketebalan 3,3 mm biasanya digunakan sebagai kartu memory. Type II
dengan ketebalan 5 mm biasanya digunakan untuk alat-alat yang berfungsi sebagai
I/O seperti modem, LAN, dan lainlainnya. Untuk Type III, dengan ketebalan 10,5
mm biasanya digunakan untuk alat seperti micro drive atau komponen lainnya yang
memiliki dimensi yang tebal.
2. Touchpad
Adalah
sebuah alat input yang biasanya digunakan pada komputer laptop. Fungsinya
sebagai penggerak kursor pada monitor melalui stimulasi gerakan jari yang
menyentuh touchpad tersebut. Dengan fungsi ini pula touchpad ini digunakan
sebagai pengganti mouse. Dari ukuran, biasanya memiliki ukuran yang
berbeda-beda, tetapi biasanya tidak lebih dari 50 cm².
3. SO-DIMM
Kependekan
dari Small Outline DIMM, merupakan versi lebih kecil dari DIMM standar yang
biasanya digunakan pada komputer notebook. Di mana, SO-DIMM ini memiliki ukuran
sebanyak 72 pin untuk interface 32 bit, dan 144 pin untuk interface 64 bit.
4.
Motherboard
A. Chipset
Chips atau
chipset merupakan potongan kecil silikon yang digunakan untuk menyimpan
informasi dan instruksi computer Setiap komponen komputer memiliki paling tidak
sebuah chip di dalamnya. Chipset pada motherboard mengontrol masukan dan
keluaran yang mendasar dari komputer. Chipset pada video card mengontrol
rendering dari grafi k 3D dan output dari gambar pada monitor Anda. CPU salah
satu contoh chip yang sangat penting.
B.
Controller
Alat
tambahan yang dapat mengatur operasi dari peralatan yang ada di bawah
pengaturan motherboard. Bentuk fisik berupa sebuah chip dengan ukuran beragam,
tergantung fungsi dan fasilitas yang dimilikinya.
C. FSB
(Front Side Bus)
Pada
microprocessor FSB menghubungkan processor dengan memory utama. FSB digunakan
untuk mengomunikasikan antara motherboard dengan komponen lainnya.
D. HSF (Heat
Sink Fan)
Komponen CPU
yang dipakai untuk meminimalisasi panas. Biasanya terbuat dari aluminium.
Pemakaian fan aktif sebagai pengusir panas dari heatsink. Dengan chipset yang
tetap dingin, akan meningkatkan performa kerja komputer.
E. Integrated
Graphic Controller
Biasa
disebut IGP (Integrated Graphic Port) oleh sebagian chipset manufaktur. Adalah
chip grafis yang terintegrasi di dalam chipset motherboard dan memiliki fungsi
yang sama seperti halnya video card. Bedanya, kebanyakan IGP tidak memiliki
memory yang khusus untuk dirinya, dan mengambil langsung dari memory komputer
utama. Walau pada sebagian produsen juga mengimplementasikan chip memory khusus
untuk IGP ini.
F.
Northbridge
Salah satu
dari dua chip pada chipset yang menghubungkan processor ke memory system dan
bus AGP/PCI-ex dan PCI. Chip lainnya adalah southbridge.
G. Slot
Tempat untuk
menaruh perangkat tambahan peripheral pada motherboard. Misalnya slot AGP untuk
video card, slot ISA slot DIMM untuk memory module, dan seterusnya.
H. Socket
Hampir sama
dengan slot, hanya saja biasa berupa dudukan processor, berupa hamparan matriks
dua dimensi. Ma singmasing produsen dan jenis processor memiliki jumlah pin
yang berbeda. Misal: Socket A (462 pin), Socket 754, Socket 939, Socket AM2
(940 pin) pada processor AMD.
I.
Southbridge
Salah satu
dari dua chip pada chipset yang mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and
Play, menjembatani PCI dan ISA mengontrol keyboard dan mouse, fitur power
management, dan perangkat lain.
5. Video
Card
A. Anti
Aliasing
Proses
menghilangkan atau setidaknya mengurangi efek jaggies (sudut-sudut lancip) pada
suatu tampilan hasil renderring. Sehingga tampilan tampak lebih realistis.
B. Clock
Nilai
kecepatan kerja sinyal-sinyal listrik di dalam jaringan komponen elektronik
atau juga pada sebuah chip dalam waktu tertentu. Nilai-nilai ini biasanya
dinyatakan dalam satuan Hertz (Hz), contoh MHz.
C. DirectX
Adalah API
(Application Programming Interface) yang digunakan oleh Microsoft pada
operating system Windows-nya dalam berkomunikasi dengan hardwarehardware untuk
PC yang dikendalikannya. Untuk hardware-nya sendiri, diperlukan software driver
yang mendukung DirectX tersebut agar dapat digunakan secara optimal. Pada
urusan display dan graphic menggunakan DirectDraw dan Direct3D, yang masih
termasuk bagian dari DirectX.
D.
Entry-level
Segmen dari
sebuah produk yang berada pada kelas terbawah di dalam lingkup teknologi yang
setingkat. Dengan harga penawaran yang relatif terjangkau, namun sedikit
terbatas dalam fasilitas dan kecepatan kinerjanya.
E. GPU
Graphics
Processing Unit atau biasa juga disebut Visual Processing Unit (VPU), adalah
chip yang didesain untuk PC ataupun konsol game yang berfungsi khusus sebagai
pemroses/ rendering data grafi s. Di mana selain data 2D, juga untuk data yang
memiliki tranformasi geometri (3D).
F. HDR
High Dynamic
Range adalah prosedur renderring pencahayaan yang didesain untuk mengemulasi
bagaimana levellevel cahaya di dunia nyata bervariasi untuk jangkauan area yang
luas. Hal ini biasanya didapatkan dengan menggunakan data fl oating-point untuk
tekstur dan target yang akan di-render juga termasuk penggunaan algoritma
pencahayaan yang sesuai. Meski menawarkan efek visual yang lebih menarik, namun
mengaktifkan efek ini memiliki performance hit yang cukup besar bagi kebanyakan
VGA.
G. Heatpipe
Desain
komponen pendingin yang berbentuk pipa berbahan logam. Ia berfungsi
menghantarkan panas dari ujung satu ke ujung lainnya. Di dalam menghantarkan
panas ini, digunakan cairan khusus di dalamnya.
H. Pixel
Pipeline
Unit dari
sebuah GPU, tempat terjadinya transfer informasi pixel maupun pemrosesannya. Di
mana, semakin banyak pixel pipeline, maka semakin banyak pula jumlah pixel yang
dapat diproses oleh GPU.
I. Vertex
Processor
Vertex
processor atau vertex pipeline adalah salah satu unit dari GPU yang berfungsi
sebagai pembawa informasi geometri (dalam bentuk titik-titik vektor), atau juga
langsung mengolahnya jika perlu. Pemrosesannya sendiri bisa dalam bentuk fungsi
tetap (pada DirectX 7.0 ke bawah), atau dalam bentuk fungsi terprogram dengan
vertex shader (DirectX 8.0 hingga terbaru).
6. RAM
A. Access
Time, Timing
Suatu
pengukuran waktu dalam satuan nanoseconds (ns) yang digunakan untuk menunjukkan
kecepatan suatu memory Access Time ini ditentukan, saat di mulai kali pertama
CPU mengirimkan permintaan data ke memory hingga pada waktu CPU menerima data
yang diminta tersebut.
B. Bandwidth
Merupakan
suatu kapasitas maksimal untuk memindahkan data di dalam jaringan elektronik,
seperti Bus atau Channel. Lebih singkatnya, yaitu merupakan jumlah data
maksimal yang dapat dipindahkan di dalam satuan waktu tertentu. Bandwidth ini
biasanya diekspresikan dalam satuan bit, byte, atau Hertz.
C. Bank
Schema
Suatu konfi
gurasi memory dalam bentuk diagram. Sistem dari Bank Schema ini terdiri dari
rows (baris) dan columns (kolom) yang menggambarkan socket-socket memory di
dalam suatu sistem komputer. Di mana, rows mengindikasikan soket-soket yang
berbeda dan columns mengindikasikan jumlah bank yang ada pada tiap socket.
D. Buffered
Buffered ini
maksudnya menambahkan komponen logika tambahan, atau driver ke dalam sebuah
SIMM atau DIMM untuk meningkatkan arus keluaran. Hal ini dilakukan untuk
menghindari pengurangan kualitas sinyal data akibat dari proses kapasitansi.
Modul memory yang termasuk jenis “buffered”, biasanya memiliki chipchip buffer
kecil yang terpasang di dalam modul tersebut.
E. Burst
Mode
Adalah suatu
teknik transfer data secara terus menerus yang secara otomatis menghasilkan
sebuah blok data (dalam bentuk barisan alamat tak terputus/serial), untuk
setiap kali processor meminta data dari satu alamat memory. Dengan asumsi, data
yang ada pada alamat berikutnya akan berbentuk sekuensial dengan data pada
alamat sebelumnya. Teknik ini dapat diimplementasikan untuk operasi read maupun
write.
F. CAS
(Column
Address Select/Strobe) adalah sebuah pin pengontrol yang ada pada sebuah chip
DRAM yang digunakan untuk memilih dan mengaktifkan alamat-alamat kolom pada
memory. Sebuah kolom yang dipilih pada DRAM, ditentukan oleh data yang berada
pada pin-pin alamat ketika CAS menjadi aktif.
G. CAS
Latency
Merupakan
delay atau waktu tunda dari kecepatan sebuah memory sewaktu mentransfer data ke
CPU. Jadi, semakin kecil nilai latency yang digunakan, menandakan memory
berkecepatan lebih tinggi yang responnya lebih cepat serta transfer rate yang
lebih besar. Umumnya memory dengan Latency 2 bermutu lebih baik dibandingkan
dengan Latency 3.
H. Chipset
Module
Adalah
deretan chip yang terdapat pada keping memory. Biasanya sebuah kapasitas dalam
satu keping memory tergantung pada berapa banyak kapasitas data yang dapat
tertampung pada sebuah chipset dikali berapa buah chipset tersebut melengkapi
keping memory.
7. Speaker
A. Audio
Control Pad
Adalah
peranti pendukung speaker yang dapat melakukan perubahan setting pada suara
yang dihasilkan speaker atau sejenis equalizer. Auxilary Line in Salah satu
input line dari speaker atau perangkat audio yang dapat digunakan oleh
perangkat output audio, seperti PC, Player, TV, dan lain sebagainya.
. Dolby
Digital
Salah satu
teknologi untuk menghasilkan suara surround digital. Biasanya, teknologi ini
digunakan dalam pemrosesan dan pembentukan data audio untuk film-film di
bioskop atau film-film pada media keping an seperti DVD. Untuk mengoptimalkan
teknologi Dolby Digital yang dikembangkan oleh Dolby Laboratories ini,
dibutuhkan minimal 5 speaker full range dan 1 speaker low-frequency
(subwoofer). Atau juga bisa disebut konfigurasi 6-channel.
C. Driver
atau Tranducer
Adalah nama
lain dari speaker itu sendiri, di mana tidak termasuk boks maupun komponen
elektronik lainnya seperti amplifier. Ukuran tiap driver biasanya ditentukan
dari diameter membran speaker dengan satuan inci.
D. Equalizer
Alat untuk
memperbaiki kualitas frekuensi yang diterima suatu rangkaian transmisi. Alat
ini biasanya dirangkaikan bersama alat transmisi lain.
E. High
Level Frequency
Frekuensi
level tinggi pada audio, biasanya berkisar antara 3 KHz dan 16 KHz atau lebih
identik dengan sebutan treble.
F. Low Level
Frequency
Frekuensi
level rendah pada audio, biasanya berkisar antara 20 Hz dan 300 Hz atau lebih
sering disebut bass.
G. Mid Level
Frequency
Frekuensi
level menengah pada audio, biasanya berkisar antara 300 Hz dan 3 KHz
H. Optical
Proses
mengirimkan data, baik audio maupun data lainya, dalam bentuk media cahaya.
Bentuk data dalam proses ini merupakan data digital, jadi proses ini memerlukan
processor untuk melakukan encoding dan decoding data. Dan dengan digunakannya
media cahaya, kemurnian kualitas data tidak akan terganggu.
I. PMPO
Peak Music
Power Output, daya keluaran suara optimal yang bisa dihasilkan oleh sebuah
speaker. Nilai PMPO ini, biasanya di dapat dari nilai watt maksimal sebelum
amplifi er dalam kondisi faulty.
J. Sealed
Speaker
Jenis speaker
yang tidak memiliki lubang port atau ventilasi pada desain boks speaker yang
digunakan, yang biasanya berguna dalam membantu reproduksi suara. Speaker jenis
ini biasanya digunakan untuk meng-handle frekuensi rendah maupun menengah.
K. Surround
Dalam hal
suara, surround merupakan sebuah konsep untuk memperluas jangkauan pembentukkan
audio dari bentuk standar satu dimensi (mono/stereo), menjadi bentuk 2D atau
3D. Dan, akan memberi kesan suara yang mengelilingi para pendengarnya.
8. PC Case
A. Card
Add-on
Tempat
penambahan untuk card pada PC.
B. Drive Bay
Slot yang
biasanya terdapat pada bagian atas depan pada PC Case yang berfungsi sebagai
tempat untuk harddisk, floppy drive, maupun drive optik.
C. PSU
(Power Supply Unit)
Bagian dari
case pada PC yang memberikan daya ke motherboard dan terkoneksi langsung ke
daya AC listrik.
D. SPL
(Sound Pressure Level)
Pengukur
atau penunjuk tingkat kebisingan suara yang biasanya menggunakan satuan dB
(desibel).
E. Tools
Free Installation
Pemasangan
suatu perangkat tanpa membutuhkan alat tambahan seperti obeng dan tang.
F. Tray
Bagian per
bagian pada suatu perangkat seperti pada PC case yang dapat dipisahpisahkan
atau dipisah, biasanya berbentuk lempengan plat persegi.
3. loosely coupled system
Loosely coupled
system yaitu prosesor mempunyai local memory sendiri. Komunikasi
terjadi melalui bus atau jalur telepon yang merupakan salah satu sifat dari
sistem operasi terdistribusi. Keuntungannya hampir sama dengan multiprocessor,
yaitu adanya pembagian sumber daya dan komputasi yang lebih cepat. Sistem
ini terdiri atas dua model, yaitu Client-Server Systems di mana
hampir seluruh proses dilakukan terpusat di server berdasarkan
permintaan client. Model ini masih dibagi dua jenis lagi
yaitu compute server system di mana server menyediakan sarana
komputasi dan file server system di mana server menyediakan tempat
penyimpanan data. Model yang lain ialah Peer-to-peer System (P2P) beberapa
komputer saling bertukar data. Sistem operasi tersebut , ialah
NetOS/Distributed OS.Contoh penerapan Distributed System: Small Area
Network (SAN), Local Area Network (LAN),Metropolitan Area
Network (MAN), Online Service (OL)/Outernet, Wide Area Network(WAN)/Internet.
4. User request I/O:
CPU : load instruksi Ke
register controller
Controller: menjalankan instruksi
I/O Interrupt : Untuk
memulai mengoperasikan I/O, CPU memanggil register-register yang cocok untuk
device controller. Kemudian device controller menjawab dengan mengisi
register-register berupa tanggapan yang akan diberikan. Sebagai contoh, jika
ada permintaan transfer data dari suatu device ke local buffer, dan transfer
telah selesai didlakukan, maka device controller menginformasikan ke CPU bahwa
pekerjaan tersebut telah selesai. Komunikasi ini akan menyebabkan terjadinya
interrupt. Transfer data dari buffer ke memori atau sebaliknya dilakukan
per-karakter, dimana setiap kali transfer selalu ada interrupt dari CPU sebelum
dan sesudah transfer. Jika waktu untuk mentransfer satu karakter sebesar 2 µs
dan sekali interrupt butuh 1 ms, maka untuk mentransfer data dari memori ke
buffer butuh 4 µs per karakter. Untuk mempersingkat waktu, digunakan DMA
(Direct Memory Access). Dengan menggunakanDMA transfer data dapat dilakukan secara
langsung oleh device controller per-blok tanpa ada campur tangan dari CPU. CPU
hanya memberikan interrupt sebelum dan sesudah transfer setiap blok.
5. Kernel
kernel adalah suatu
perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya
melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer
secara aman. Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada
lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka
kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat
menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan
sebagai multiplexing.
Sebuah kernel sistem operasi tidak
harus ada dan dibutuhkan untuk menjalankan sebuah komputer. Program dapat
langsung dijalankan secara langsung di dalam sebuah mesin (contohnya adalahCMOS
setup) sehingga para pembuat program tersebut membuat program tanpa adanya
dukungan dari sistem operasi atauhardware abstraction. Cara kerja seperti ini,
adalah cara kerja yang digunakan pada zaman awal-awal dikembangkannya komputer
(pada sekitar tahun 1950). Kerugian dari diterapkannya metode ini adalah
pengguna harus melakukan reset ulang komputer tersebut dan memuatkan program
lainnya untuk berpindah program, dari satu program ke program lainnya.
Selanjutnya, para pembuat program tersebut membuat beberapa komponen program
yang sengaja ditinggalkan di dalam komputer, seperti
halnya loader atau debugger, atau dimuat dari dalam ROM (Read
Only Memory). Seiring dengan perkembangan zaman komputer yang mengalami
akselerasi yang signifikan, metode ini selanjutnya membentuk apa yang disebut
dengan kernel sistem operasi.
Register: Temporary Storage Areas
Register adalah tempat penyimpanan sementara untuk instruksi atau data. Mereka bukan merupakan bagian dari memori, melainkan mereka adalah lokasi penyimpanan tambahan khusus yang menawarkan keuntungan dari kecepatan.
Register bekerja di bawah arahan dari unit kontrol untuk menerima, menyimpan, dan mentransfer instruksi atau data dan melakukan aritmatika atau perbandingan logika dengan kecepatan tinggi. Unit kontrol menggunakan penyimpanan data cara mendaftarkan pemilik toko menggunakan mesin kasir-sebagai sementara, tempat nyaman untuk menyimpan apa yang digunakan dalam Cara Kerja Sistem Komputer.
Register adalah tempat penyimpanan sementara untuk instruksi atau data. Mereka bukan merupakan bagian dari memori, melainkan mereka adalah lokasi penyimpanan tambahan khusus yang menawarkan keuntungan dari kecepatan.
Register bekerja di bawah arahan dari unit kontrol untuk menerima, menyimpan, dan mentransfer instruksi atau data dan melakukan aritmatika atau perbandingan logika dengan kecepatan tinggi. Unit kontrol menggunakan penyimpanan data cara mendaftarkan pemilik toko menggunakan mesin kasir-sebagai sementara, tempat nyaman untuk menyimpan apa yang digunakan dalam Cara Kerja Sistem Komputer.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar